, , ,

Penampakan Cacing Tanah Hidup pada MBG di SMAN 6 Medan

oleh -301 Dilihat

Binjai – Penampakan Cacing Tanah Suasana SMAN 6 Medan mendadak heboh setelah ditemukannya cacing tanah hidup di dalam salah satu produk Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa pada jam istirahat. Temuan tersebut viral setelah seorang siswa mengabadikan kejadian itu melalui video dan mengunggahnya ke media sosial, memicu berbagai reaksi dari orang tua hingga pihak sekolah.

Peristiwa ini terjadi pada Jumat pagi ketika siswa menerima paket MBG yang berisi nasi dan lauk sederhana. Salah satu siswa mengaku kaget saat membuka bungkusan makanannya dan melihat seekor cacing kecil masih bergerak di dalam porsi yang ia terima. Dalam video yang beredar, beberapa siswa terlihat panik dan menunjukkan makanan itu kepada guru piket.

Pihak Sekolah Segera Bertindak

Penampakan Cacing Tanah
Penampakan Cacing Tanah

Baca Juga : Daftar 29 Negara yang Sudah Lolos ke Piala Dunia 2026

Kepala SMAN 6 Medan langsung memberikan klarifikasi setelah kejadian tersebut menjadi perhatian luas. Ia menyebutkan bahwa pihak sekolah menyesalkan insiden ini dan segera menghentikan sementara pembagian MBG pada hari itu.

“Kami langsung mengumpulkan seluruh bungkusan makanan untuk diperiksa. Kami juga memanggil penyedia katering untuk dimintai penjelasan,” ujar Kepala Sekolah dalam keterangannya.

Sekolah juga memastikan bahwa siswa yang menerima makanan tersebut tidak mengalami keluhan kesehatan. Namun, pihak sekolah tetap memeriksa kondisi siswa dan berkoordinasi dengan puskesmas terdekat sebagai langkah antisipasi.

Dinas Pendidikan Sumut Lakukan Investigasi

Menanggapi viralnya kejadian tersebut, Dinas Pendidikan Sumatera Utara turun langsung ke SMAN 6 Medan pada sore hari. Tim melakukan pengecekan kualitas makanan, dapur penyedia katering, serta proses distribusi.

“Kami memastikan ini bukan hal yang bisa dianggap sepele. Program MBG dibuat untuk mendukung kesehatan siswa, bukan sebaliknya. Jika terbukti ada kelalaian, penyedia katering akan diberi sanksi tegas,” ujar perwakilan Dinas Pendidikan.

Investigasi juga menggali apakah mungkin cacing tersebut berasal dari bahan makanan yang tidak dicuci bersih atau berasal dari proses penyimpanan yang tidak higienis.

Katering Terancam Putus Kontrak

Pihak katering yang menyediakan makanan untuk program MBG akhirnya memberikan pernyataan. Mereka mengaku terkejut dengan temuan itu dan menduga terjadi kontaminasi pada salah satu bahan sayur sebelum diolah. Penjelasan ini masih akan diverifikasi oleh dinas terkait.

Namun demikian, pihak sekolah menegaskan bahwa keselamatan siswa adalah prioritas, sehingga tidak menutup kemungkinan kontrak dengan katering tersebut dihentikan apabila ditemukan unsur kelalaian berat.

“Kami sudah beberapa kali mengingatkan agar standar kebersihan ditingkatkan. Ini harus menjadi evaluasi total,” ujar salah satu guru.

Orang Tua Minta Pengawasan Diperketat

Di sisi lain, sejumlah orang tua siswa menyampaikan kekhawatiran mereka. Mereka menilai insiden ini dapat merusak kepercayaan terhadap program MBG yang selama ini dianggap membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

“Anak-anak butuh asupan sehat, bukan malah dapat makanan yang tidak layak. Kami minta pengawasan diperketat,” kata salah seorang wali murid.

Momentum Untuk Evaluasi Program MBG

Insiden ini membuka diskusi publik mengenai kualitas pelaksanaan program makanan gratis di sekolah-sekolah. Banyak yang menilai bahwa pengawasan perlu melibatkan lebih banyak pihak, mulai dari sekolah, komite, hingga dinas.

Untuk sementara, program MBG di SMAN 6 Medan akan dievaluasi hingga hasil investigasi resmi dirilis. Pihak sekolah berkomitmen melakukan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang.

Meski memicu kehebohan, insiden ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat standar kebersihan dan kualitas penyedia makanan, demi memastikan siswa benar-benar menerima makanan yang aman, sehat, dan layak konsumsi.

Skintific

No More Posts Available.

No more pages to load.